Tampilkan postingan dengan label KUA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KUA. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Juli 2013

Surat Ijin Menikahimu

setelah beberapa hari kemarin terjadi perdebatan dengan pengurusan Surat Nikah.
selesai juga hari ini setelah saya ngoceh urusan ini harus selesai dalam waktu sehari
ternyata gampang kok, yah kan saya bilang aparatnya aja kadang yang suka bikin ribet sendiri
kalo dah ngajuin dokumen udah lega rasanya
yang paling wajib sudah selesai tinggal cek persiapanlainnya.

Surat Ijin Menikahimu
kalo kata masYudi, akhirnya setelah ini itu dapet juga surat resmi dari lembaga terkait untuk menikah.
mudah-mudahan lancar sampai 14.09.2013

Sabtu, 13 Juli 2013

apa hubungannya PBB sama SURAT NIKAH?

Almahdulillah semua urusan persiapan saya dan calon suami di lancarkan.
cuma pas di step surat-menyurat dokumen ini yang agak bikin saya ngoceh-sengocehnya deh.
kenapa?!?
ini sedikit curhatannya...

Kita berdua udah ngelist segala macem nih sejak april
nah di Mei kita sempet mau ngeduluin ngurus surat-surat karena menurut saya itu yang paling penting dari semua yang terpenting, ga sah dong nikah kalo suratnya ga keluar.
Ngajuin lah ke Kelurahan tempat tinggal calon suami karena dia tinggal di luar kota
yah biar skalian praktis karena dia juga ga bisa bolak-balik cuma buat ngurusin surat-surat aja
kita minta tolong lah sama orang tuanya disana buat ngurus.

setelah di ajukan ke Kelurahan beserta KUA Kecamatan Sempor Kebumen,
ternyata aja gitu orang sananya menolak dengan alasan Surat Numpang Nikah itu ada kadaluarsanya, yang menurut aparat sana 2bulan sebelum hari H.
oke saya sempet survey ke temen-temen yang mau nikah juga menurut mereka sih ga ada, bahkan temen saya ada yang mau nikah november eh surat nikahnya udah kelar dari maret aja gitu.
ya apapun alasan kadaluarsa itu ada mungkin itu kebijakan disana, akhirnya saya putuskan nunggu sampai bulan juli ini, sementara saya sendiri sudah mempersiapkan syarat-syarat yang harus saya siapkan untuk data saya sendiri.

Awal juli kemarin pas calon suami pulang...
akhirnya dia nyempetin ke keluarahan dan kua setempat buat ngurus, sempet di suruh nunggu tuh sama orang sana.
saya yang udah ngoceh dari awal sampe protes "emang ga bisa keluar juga, mesti tepat tanggal 2bulan sebelum hari H"
gara-gara ocehan saya akhirnya surat dari kelurahan sempor kebumen pun terbit hari itu juga.

Lalu apa hubungannya sama judul postingan saya kali ini...
"apa hubungannya PBB sama Surat Nikah?"
ini lagi yang lebih super ga nyambung buat saya.
jadi kelurahan tempat tinggal saya Kelurahan Rawa Lumbu itu, kalau mau ngurus apapun termasuk ngurus Surat Nikah itu harus ada BUKTI PELUNASAN PBB.

Pajak Bumi dan Bangunan yang jatuh tempo aja masih september.

Alasan aparat setempat karena dalam rangka mendisiplinkan warganya dalam membayar pajak, jadi ketauan siapa yang sudah bayar pajak dan tidak.
Dan setelah tanya kebeberapa temen itu hanya terjadi di wilayah tempat tinggal saya aja.
Repot yah, sepertinya urusan perpajakan sudah ada lembaganya dan lembaga tersebut juga berhak menegur wajib pajak yang melanggar.

terus kenapa mesti di repotkan dengan urusan pelunasan pajak,
sedangkan selama ini kita tau pajak yang sudah dibayar oleh wajib pajak aja banyak yang diselewengkan.

ini yang bikin saya jadi tambah ngoceh-sengocehnya
urusan yang seharusnya bisa diurus dengan mudah jadi di buat repot.
bapak/ibu saya wajib pajak yang baik.
yah mungkin di sini saya dibuat repot dengan urusan perdokumenan setelah semua urusan persiapan pernikahan dilancarkan.

Jumat, 12 Juli 2013

dokumen persiapan PERNIKAHAN

kembali bahas pernikahan...
persiapan yang paling penting adalah dokumen alias surat-surat persiapan pernikahannya.
sebenarnya dokumen kaya gini itu ngurusnya simple banget
yang bikin repot adalah APARAT PEMERINTAHANnya kadang-kadang.

dimulai dari, Siapkan  :
  • Fotocopy KTP
  • Pas Foto 2x3 4Lembar
  • Fotocopy KK (Kartu Keluarga)
Buat yang pasangannya di luar kota, pasangan terlebih dahulu harus minta surat numpang nikah dari kelurahan setempat dia tinggal dan formulir N1-N4 (apa itu formulir nanti saya jelasin).

Nah buat kitanya, setelah surat-surat dari pasangan selesai mintalah Surat Keterangan Ke RT & RW setempat kita tinggal, kemudian minta Formulir N1-N4 ke KUA Setempat.

apa aja formulir itu...
  • N1 Surat Keterangan Untuk Nikah. Isinya data pribadi calon pengantin.
  • N2 Surat Keterangan Asal-Usul. Isinya menerangkan data pribadi calon pengantin dan data orang tua pengantin.
  • N3 Surat Persetujuan Mempelai. Isinya data calon istri dan calon suami.
  • N4 Surat Keterangan Orang Tua. Isinya kurang lebih sama kaya N2 cuma ini dibalik data orang tua dulu baru data calon pengantin.
  • Satu lagi Surat Pernyataan Belum Pernah Menikah yang menyatakan calon pengantin masih Jejaka / Perawan ditanda tangan oleh calon pengantin diatas materai 6000.
Semua formulir itu kita isi sesuai data kita dan kemudian di bawa kekelurahan untuk di tanda tangan lurah setempat kemudian diserahkan ke KUA setempat untuk di daftarkan catatan sipil dan terdaftar tanggal sekian, serta siapa penghulu yang akan menikahkan nanti.