Tampilkan postingan dengan label wiedha's family. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wiedha's family. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Desember 2015

#NukeTurns29

Tiba di bulan Desember...

Hari ini 3 Desember tepat 29tahun lalu saya hadir di dunia yang fana ini. 29 hanya sebuah angka yang perlu di nikmati sebelum bertambah tahun depan 30. Yep banyak yang bilang life's begin at 30!

Pagi ini ucapan di mulai dengan suami yang memeluk hangat "selamat ulang tahun mama" hmm... kado terindah tahun ini memang hadirnya kevia si kecil yang baru menginjak 4,5bulan.

Hari ini yang saya inginkan cuma satu bisa tinggal bertiga dengan suami dan kevia. Menikmati kerepotan berkeluarga sendiri tanpa campur tangan orang lain walaupun itu keluarga sendiri. Lainnya seperti doa-doa tahun sebelumnya ingin lebih baik lagi. Ingin selalu bisa mensyukuri apa yang sudah saya punya selama ini.

"Selamat Ulang Tahun Nuke"
Semua doa terbaik untukmu, amin.

Senin, 16 Maret 2015

Mama "Selamat Ulang Tahun"


Selamat Ulang Tahun Mama Tercinta
teriring doa untuk mama
Semoga selalu diberi kesehatan, kemurahan rejeki dan mendapat keberkahan
dunia dan akhirat
Amin

Akan menjadi Mama, sejak hamil makin merasakan bagaimana rasanya berjuang jadi seorang ibu dan hamil 0 minggu sampai sekarang, rasanya ga cukup hanya ucapan terima kasih untuk mama masih banyak hutang budiku kepadamu dan aku tahu sepanjang umurku tak akan cukup untuk membalas semua jerih payahmu membesarkan aku serta adik-adikku.

Terima Kasih Mama, Aku mencintaimu.
Salam Hangat Peluk dan cium dari Anakmu.

Senin, 22 Desember 2014

Mama, you know how much i love you...

Selamat Hari Ibu untuk seluruh ibu super seNusantara...

Setelah diberi kesempatan jadi calon ibu (Baca : Hamil) akhirnya ngerasain gimana rasanya berjuang demi calon di buah hati dan ini yang buat saya pengen rasanya sembah, sujud, peluk di kaki mama. Selama ini kadang masih suka ngelawan ga nurut sama beliau.

Ngebayangin gimana dulu beliau hamil dari nol sampai saya sebesar sekarang apalagi beliau sudah 10tahun terakhir jadi single parent, ga pernah minta apapun yang penting tahu anaknya berkecukupan dan bahagia udah bikin beliau senang.

Selamat Hari Ibu, Mama...
Terima kasih atas semua pengorbanan mama selama ini, dukungan moril atau materil
Terima kasih untuk makanan yang selalu enak-enak disajikan apalagi pas aku ngidam begini
Semoga mama selalu diberikan kesehatan, rizki yang berlimpah

Mama, you know how much i love you...

Minggu, 14 September 2014

1st vs 30th

1 sampai 30 angka yang cukup jauh...
Dan juga waktu yang cukup lama untuk sebuah pengalaman (ini bahasanya apa deh).

Jadi inilah perjalanan pernikahan saya yang baru berusia satu tahun waktu yang masih terlalu singkat untuk belajar bagaimana menjadi istri yang baik keluarga yang sempurna, di banding usia pernikahan ortu saya yang September ini sudah 30tahun lamanya sedih, senang, tawa, tangis sampai maut Sudah memisahkan mereka di dunia yang berbeda.

Selamat Ulang Tahun Pernikahan pertama untuk kami dan ke-30 untuk orang tua kami. Semoga akan selalu diberikan rahmatNya. Amin

Sabtu, 24 Mei 2014

The 23th of meviwiedha

#latepost

Usianya menginjak angka 23 tanggal 20 mei 2014. Usia yang sudah cukup dibilang menjadi dewasa walaupun fisiknya masih pantas untuk pakai seragam putih abu-abu tapi buat saya dia tetap sikecil, simungil yang imut-imut.

she's my sister, sibling, partner in crime, enemy, best friend, soulmate, and everything.

Promise me...
Apapun yang terjadi saya akan berjuang untuk dia, sampai dia berhasil dan sukses seperti apa yang Alm. Papa saya mau. Sampai kelak dia bisa menyangdang gelar Master di belakang namanya.

"Mevi Pramudita Wiedha"

A birthday bouquet of words i send to you
may the days ahead be bright and colorful
full of joy, happiness and friendship
may you continue to be such an uplifting and positive force in so many people's live
and may your year ahead be blessed and happy
Always...

Love You

Senin, 14 April 2014

Satu Dasawarsa

Pagi itu Rabu,14 April 2004 angka cantik 14.04.04

Saya berangkat ke sebuah RS. Swasta di daerah Bekasi Barat (RS Mitra Keluarga Bekasi Barat) bahkan saya masih ingat baju yang saya kenakan saat itu celana jeans crem dan kaos garis-garis vertikal bergambar fido dido. Pagi itu saya harus menggantikan mama yang sudah sejak semalam tidur di RS.

Sampai disana,
Saya masih melihat beliau tergolek di bangsal RS dengan infus, selang oksigen dan beberapa alat ditubuhnya.
Beliau setengah sadar, namun beliau masih bisa tersenyum dan menggerakan tangannya ketika saya datang dan berbisik di telinganya "assalamualaikum, selamat pagi pa, nuke yg jaga papa hari ini..."

Beberapa jam saya duduk termenung disitu,
Sesekali membaca beberapa doa dan meneteskan air mata. Antara harapan dan kepasrahan yang sangat tipis jaraknya.

Sambil saya sambil sms sahabat karib, kebetulan sudah sejak semalam saya telp sahabat karib saya untuk menemani saya di RS hari ini, dan dia sedang dalam perjalanan...

Sesaat kemudian nafas papa tersendat-sendat, saya berkali-kali menekan bel panggilan dan tak lama suster datang, kemudian suster tersebut menghubungi dokter dan suster lainnya. Seketika kamar tersebut penuh dengan dokter dan suster dan segala peralatan medis lainnya.

Saya diminta menunggu di luar...

Ditengah panik dan harus tetap tenang, saya hubungi semua sodara yang bisa dihubungi untuk segera kesini termasuk mama. Apapun yang terjadi saat itu saya pasrah, beliau sudah 2minggu lebih disini dari ICU, intermediate, sampai ruang perawatan biasa. Dari infus, cuci darah, transfusi darah, obat semua sudah dijalani.

09.30 saat sahabat saya datang...
Saat itulah dokter bilang "Bapak sudah tiada"
Sesaat saya tidak ingat apa-apa dipelukan teman saya, sampai mama datang dan beliau berteriak histeris. Di iringi isak tangis seluruh keluarga yang sudah hadir disitu, keramaian lorong rumah sakit dan beberapa orang penunggu pasien yang melihat dan mengucapkan bela sungkawa. Adik saya yang masih memakai seragam sekolah hanya duduk dipojok ruangan berserta teman-teman seganknya.

Dan saya di saat badan lemas dan kalut harus melihat jenazah beliau dicopoti seluruh alat-alat yang menempel di badan beliau, beliau tersenyum. Mungkin sudah lega karena sudah tidak merasakan lelahnya sakit gagal ginjal yang sudah 3tahun beliau rasakan.

Firasat mungkin ada...
Tapi mungkin saya yang tidak pernah menyadarinya.

Satu Dasawarsa
10 Tahun sudah beliau tiada, meninggalkan banyak kenangan.

Saat itu saya baru 17 Tahun,
Baru saja menyelesaikan sekolah, baru saja berunding dengan papa akan masuk ke sebuah universitas di jakarta.
Saat beranjak dewasa, saat papa baru saja mengijikan saya membuat surat ijin mengemudi, saat beliau ingin saya bisa mengemudikan mobil "kalau papa tiba-tiba sakit harus ke RS kalo kamu ga bisa nyetir terus papa suruh nyetir mobil sendiri"

Beliau yang begitu penyayang, royal tak hanya pada keluarga tapi pada saudara-saudara dan semua rekan-rekannya,
Beliau yang ramah, disiplin, idealis, cerdas.
Beliau yang selalu menghormati orang tuanya, (kakek dan nenek)

Saya rindu beliau,
Saya ingin berSelfie bersama beliau ketika di sosial media melihat beberapa teman berSelfie bersama ayahnya.
Beliau yang tak akan pernah tergantikan oleh siapapun.
Beliau yang tak kan pernah bisa habis ceritanya kalau saya ceritakan.

Beliau di Makamkan di kota asalnya Pemalang, Jawa Tengah, di samping makam kakek, kemudian 2009 disampingnya ditemani adik terakhir saya "Adyatma Mahardhika Wiedha"

Papa...
Akhir-akhir ini kenangan akanmu sering muncul, seakan diputar kembali dalam memori otakku.
Bahkan tengah malam aq suka terbangun menangis.
Seandainya Engkau masih disini...

Till we meet again, Father...
14.04.2004 - 14.04.2014

Senin, 07 April 2014

Father Handwriting

Kenapa tiap weekend saya harus pulang Bekasi, karena disinilah rumah saya, 20tahun tinggal disini udah bagaikankota kelahiran saya. That's why kenapa saya selalu pengen menghabiskan waktu LIBUR saya disini.

#TimGaSukaKerjaWeekendKecualiShiftAtauLembur

Beberapa waktu lalu saat hujan sedang puncak-puncaknya di rumah sempet kena banjir, diluar udah banjir parah nah tambah problema ketika dalam rumah yang seharusnya ga banjir karena debit air luar yang udah ga nampung jadilah rembes. Kerembesan ini yang membuat keramik rusak alhasil kita harus renovasi keramik rumah minggu ini.

Renovasi rumah berarti kita harus bongkar muat semua barang-barang yang ada, ini menarik buat saya karena saya sudah lama ga beresin kolong bekas meja kerja alm.papa yang kemarin juga sempet kena dampak banjir.

Hampir 10tahun sudah...
Beliau yang menempuh Sarjana Teknik Sipil di Institut Teknolohi Sepuluh november Surabaya (ITS Surabaya) dan menempuh S2 Arsitektur di Universitas Negeri Jakarta ini memang orangnya nyentrik menurut rekan-rekannya..

Bongkar-bongkaran saya dapet berbagai kenangan beliau yang tentunya sudah absurd karena terletak di lantai kena bocoran dan banjiran. Beliau suka nulis dari tulisan art sampai nulis puisi herannya tulisan cuma coretan-coretan aja diliat bagus aja gitu. Berbagai buku bacaan beliau tentang jurnalisme, ini kayanya yang menurun ke saya suka dengan dunia jurnalisme yang membuat saya kuliah di bidang itu.

Laporan-laporan penelitian, laporan analisa bangunan, tender-tender dengan berbagai kantor kontraktor bangunan, buku-buku kuliah sipil dan arsitektur dan binder file kuliah arsitektur yang catatan demi catatannya asli tulisan tangan beliau.

Dulu papa pengen banget salah satu anaknya nyangkut ke arsitektur, entah kenapa malah ga ada satu pun dari kita yang akhirnya kuliah mendalami bidang ini. Adik saya yang backgroundnya bahasa inggris pengajaran dan saya yang lulus sebagai mahasiswa bahasa inggris jurmalistik. Tapi mungkin Tuhan memang tetap memberikan kami berdua jalan untuk bekerja di bidang yang berhubungan dengan Teknik Sipil dan Arsitektur. Saat sini saya bekerja sebagai staff administrasi di sebuah warehouse store building dan si mungil di perusahaan multinasional yang bergerak di bidang kontraktor engineering. Baca semua file-file papa jadi senyum sendiri, paling tidak walau tidak belajar ilmu beliau di bangku kuliah, kami belajar di dunia kerja. Mungkin kami bisa punya perusahaan di bidang ini suatu hari nanti.

This is my father handwiritng...

Selasa, 07 Januari 2014

5 years passed

11tahun 2bulan, usiamu ketika itu...
Ketika kamu harus menyudahi perjuanganmu di dunia yang fana ini.
Kurang lebih sepanjang usiamu engkau berjuang, melawan segala sakit yang ada di tubuhmu.
Keluar masuk rumah sakit dan keluar masuk ruang operasi.

Pria kecil ini,
Pria dambaan orang tua kami
Pria berparas manis, berkulit putih, behidung mancung.

Kalau saja kamu masih hadir bersama kami, pasti kamu bisa melindungi kakak-kakakmu ini.
Kakak sayang sama kamu.
Maaf, kalau semasa hidupMu kakak punya salah atau kurang perhatian sama kamu.

Temani Papa disana ya Dek'
Kakak selalu doakan papa dan kamu dari sini.

In Memoriam of Adyatma Mahardhika Wiedha.
7 Januari 2009 - 7 Januari 2013

Jumat, 27 Desember 2013

93years old GrandMa

Kemarin tanggal 25 Desember bertepatan dengan libur Natal salah satu sepupu ngadain pengajian 4bulanan, senangnya kehamilan pertama padahal anak pertamanya baru 1,5tahun kembali lagi itu anugerah sepupu saya aja baru nyadar hamil disaat usia kandungannya 3bulan.

Saya sendiri lagi entah kenapa bawaannya Happy bener kalo denger temen atau saudara hamil, belakangan salah seorang temen yang nikahnya beda 2minggu sama saya juga hasils positifnya udah kelihatan, selamat vida sehat sehat dan segera menularkan.

Oke gw kan bukan mau bahas hamil inih.....
Tapi kalo disangkutin setelah acara pengajian sepupu gw ini,
Ini cicit yang ke 25 buat mbah tercinta saya...
Untuk mbah gimana ga keluarga besar-sebesar ya coba

Mbah tercinta yang usianya sudah menginjak 93tahun
Sehat, masih kelihatan aura cantiknya
Mbah yang begitu sayang sama anak, cucu, dan cicitnya
Hebat, salut, dan entah dengan kata apalagi untuk memuji beliau
Mbah ini ibu dari ayah saya, kalo eyang uti sama eyang karung dari mama emang sudah meninggal sejak saya masih SD. Kalau diingat alm.papa itu sayang banget sama beliau apa aja selalu dilakukan papa buat bikin mbah senang.
Kenapa saya begitu dekat dengan beliau karena sepanjang masa kecil saya dihabiskan bersama mbah, cucu yang paling disayang karena dulu kalo mama papa kerja pasti saya dititipkan sama beliau. Baru tahun 1994 saya pindah ke bekasi.
Kalo mbah ditanya apa resepnya sampai bisa panjang umur, Jawaban beliau nerimo sama tetep jalan silaturahmi.
Beliau ingatannya masih tajem lho penglihatannya juga masih jelas. Masih kyat naik bis comal-bekasi.

mbah, cucu, cicit
Sebelum saya menikah mbah selalu berdoa "mudah mudahan akin masih bisa liat kamu nikah" dengan bahasa jawa. Dan Sekarang saya berdoa mudah mudahan mbah panjang umur dan masih bisa liat cicit ya dari saya dan mas yudi.

Jadi tau kenapa alm.papa begitu bangga sama beliau, beliau ibu yang begitu luar biasa.
Apa pun segala doa untuk beliau, semoga saya bisa membahagiakan mbah seperti dulu papa memperlakukan beliau.

Sabtu, 10 Agustus 2013

Adyatma Mahardhika Wiedha

Judul yang bikin orang bertanya...

Adyatma Mahardhika Wiedha

Siapa dia? Panggilannya Adyt adik bungsu saya dan Mevi Wiedha
Adik paling ganteng sedunia kalo menurut kita berdua
Kenapa jadi pengen cerita soal Adyt
tepatnya Rindu
Rindu punya satu-satunya adik cowo yang memang dinanti orang tua kami.

Lahir di Bekasi, 19 November 1997
(seharusnya dia 16tahun, tahun ini. Tepatnya kelas 1 SMA)
Lahir dengan keadaan normal, lucu, ganteng, putih
tapi ternyata anak cowo yang didamba-dambakan ini punya jalan lain di hidupnya

Hernia membawanya ke meja operasi saat usianya baru 2bulan
dan cairan di otak membawanya kembali tinggal lama di RSCM saat usianya belum genap 2 tahun
entah ujian apa
tapi yang jelas ujian yang penuh dengan kesabaran
di Usianya 12 Tahun...
Dia dipilih yang maha kuasa untuk menemani Ayahanda yang sudah berpulang terlebih dahulu 14 April 2004
setelah 12 Tahun berjuang hidup, berjuang untuk bisa tetap survive dengan keterbatasan keadaannya
mungkin Tuhan tau yang terbaik untuk Adyt.

Nah kemarin saya dan Mevi Wiedha sempat berangan-angan
Seandainya Adyt masih ada dan sehat, pasti dia yang kita bully buat anter jemput kakak-kakak perempuannya ini, He must be Awesome Guy di usianya saat ini.
Sudah jadi remaja ABG yang banyak fansnya.
We miss you Our Little Brother
hanya bisa berdoa semoga kamu bahagia di sana bersama papa.

In Memoriam of Adyatma Mahardhika Wiedha
19 November 1997 - 7 Januari 2009