26 April 2017

Tips memilih popok sekali pakai yang tepat untuk bayi baru lahir

Assalamualaikum.

Hi bunda, mamy, ibu, umi, mama. Seneng sekali saya bisa nulis lagi, setelah rehat karena belajar menyesuaikan diri mengurusi dua anak sekaligus. Maklum dengan jarak 18bulan tentunya saya cukup kerepotan dirumah, jadi mesti banyak adaptasi lagi dibidang per-ibu-an.

Hari ini saya pengen banget sharing tentang popok si kecil nih, mam. Semua gara-gara belum lama ini saya dibuat galau sama popok bayi. Awalnya kan saya pakein bayi saya popok kain ya, tapi karena musim hujan dan mesti kejar-kejaran nyuci popok dari situ saya berubah haluan deh untuk pake popok sekali pakai.

Karena alasan itulah saya pengen sharing pengalaman saya waktu milih popok sekali pakai. Dibawah ini adalah hal-hal yang saya perhatiin waktu memilih popok bayi sekali pakai.

1.       Gampang dicari
Maksud saya gampang dicari adalah popoknya banyak dijual di pasaran. Mulai dari warung kelontongan, mini market, sampai mall besar sekalipun. Jadi, kalau kemungkinan kita kehabisan popok malem-malem pas malas keluar, kita tidak perlu jauh-jauh ke mall, beli di warung atau mini market juga tidak masalah.

2.       Bahannya lembut
Bahan yang lembut ini penting banget, Karena akan mempengaruhi kenyamanan si bayi saat beraktivitas. Popok yang berbahan lembut akan meminimalisir kulit bayi terkena iritasi dan bayi kita juga akan jarang rewel gara-gara popoknya bikin gak betah gerak.

3.       Daya serap tinggi
Mam, tahu kan kalau bayi yang baru lahir itu bisa pipis sampe 20x sehari. Kalau popok yang dipakai tidak punya daya serap yang cepat dan tinggi maka pasti sulit menjaga kelembabannya. Dengan daya serap tinggi juga bisa mencegah kebocoran karena bisa menyerap pipis berkali-kali sehingga bisa dipakai dalam waktu lama.

4.       Lapisan yang punya sirkulasi udara yang bagus
Popok yang bagus menurut saya salah satunya adalah popok yang punya aerasi atau perputaran udara yang bagus, jadi anak bisa tetap nyaman meskipun sudah pipis beberapa kali didalam 1 popok.

5.       Ban pinggang yang nyaman
Satu lagi nih yang menurut saya penting buat kita perhatikan waktu mau milih popok. Buat bayi yang baru lahir pusarnya kan masih sensitif tuh, jadi kita mesti pakaikan dia popok yang ban pinggangnya nyaman dan berlekuk. Hal ini berfungsi untuk melindungi pusar bayi yang belum sembuh.

6.       Meminta saran dari orang terdekat
Testimoni  menurut saya juga penting, karena dari situ kita bisa tahu produk yang kita pilih apa udah kebukti bagus atau tidak. Testimoni dari orang-orang adalah salah satu faktor penting buat menentukan apakah kita harus coba pakai produk tersebut atau tidak.


6 hal diatas menurut saya sangat penting untuk diperhatikan waktu memilih popok bayi sekali pakai, apalagi kalo bayinya masih newborn, masih sensitif sekali kulitnya. Saya sendiri sebelum sekarang pakai MamyPoko Extra Dry Newborn, sempet beberapa kali ganti popok karena tidak langsung cocok. Saya pakai mamypoko juga karena dapet saran dari saudara-saudara yang setiap punya bayi pasti pakai popoknya dari Mamypoko. Jadi bisa dibilang mamypoko ini udah dipercaya keluargaku dari generasi ke generasi.

Sampai akhirnya pakai MamyPoko Extra Dry Newborn karena bayi saya nyaman pakai ini, jarang rewel dan nyaman dipakai dalam waktu lama. MamyPoko Extra Dry, punya lapisan bergelombang yang bisa menyerap banyak dan mengunci pipis di dalam, jadi keringnya tetap terjaga. Sirkulasi udaranya bagus karena lapisannya berpori, sehingga panas dan lembab bisa terlepas dan kulit si Kecil bebas iritasi dan ruam.

Jadi seneng kalau bawa bayi saya jalan-jalan keluar rumah dalam waktu lama, bisa betah beraktivitas tanpa nangis kejer karena popoknya bikin iritasi atau gerah.

Btw, Mamypoko juga punya popok yang khusus untuk bayi prematur loh. Ukurannya menyesuaikan ukuran tubuh baby yang lahirnya prematur. Jadi, tidak perlu bingung lagi deh buat mamy yang punya bayi baru lahir tapi prematur. Sangat menolong kalau menurut saya Mamypoko ini.

Oh iya, mam. Selain hal-hal diatas, waktu milih popok biasain juga buat cari testimoni dari teman atau keluarga yang pernah pakai. Kalau memang testimoninya bagus, tidak ada salahnya untuk dicoba. Seperti saya kemarin, banyak nanya sama keluarga dan temen-temen.

Segitu aja deh sharing dari saya, kalo mamy mau nambahin cerita atau pengalaman lain juga boleh loh. Yuk kita diskusi disini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar