17 Januari 2016

See you soon Si Ijo

Setelah semingguan off dari blog.

Mari update lagi, Kali ini saya mau ceritaan tentang si kecintaan si ijo jupi. Siapakah dia?

Ini adalah Motor Jupiter punya suami yang sudah beberapa tahun kebelakang nemenin suami mengarungi Jakarta Dan tentunya nemenin kami berjuang sampai saat ini (halah lebay banget). Konon ceritanya motor ini adalah kenang-kenangan dari alm. Ibu mertua saya untuk suami biar gampang kemana-mana kalau di Jakarta.

Banyak sejarah?

Motor ini yang nemenin kita pp kebayoran lama - bendungan hilir tiap pagi kadang juga nemenin kita pp Jakarta - bekasi. Dia juga yang nemenin saya kemana-mana nyetir motor sendiri sampai saya hamil 7bulan. Dia pula yang tahu perjalanan ngedate kami jaman pacaran sampai yang anter kami survey gedung plus test food atau fitting.

Karena satu dan lain hal akhirnya si ijo mesti dikirim balik ke asalnya huhu sedih pasti walaupum setahun ini kehadirannya di bantu sama si merah.

See you soon ya si ijo, nanti kalau kami pulang ke gombong kita jalan-jalan lagi disana.

8 Januari 2016

Tips Melancarkan Produksi ASI ala Nuke

Kebanggan Ibu menyusui adalah ketika melihat kulkas penuh dengan isi ASIP. Ya mau ibu kerja mau ibu rumah tangga pasti ada sesi pumping untuk stok asip bayinya. Apalagi buat saya yang akhirnya harus memilih untuk jadi Mama Eping, pumping itu jadi hal wajib dilakukan dan tidak boleh absen kalau memang mau produksi ASI tetap lancar

Saya mulai Full Eping sejak K! berusia 3bulan namun untuk pumping sudah saya lakukan sejak minggu-minggu pertama dan mulai rutin dilakukan sebulan pertama mengingat saat itu seharusnya saya kembali bekerja di usia K! 2,5 tapi ternyata saya di berikan kesempatan untuk maternity leave lebih panjang oleh atasan saya. Dan saya yakin juga pasti busui paling bangga kalau posting stok asipnya di social media. Buat saya pamer foto freezer yang penuh dengan asi itu bukan untuk mengintimidasi busui lainnya tapi lebih untuk memberikan semangat selama kita rajin kita pasti bisa punya ratusan botol asip.

Kemudian, banyak yang tanya ke saya. Pumpingnya kapan? Pakai booster apa? Pakai breastpump apa? Kalau masih menyusui langsung gimana manajemen pumpingnya? termasuk soal manajeman asip. Kalau manajemen asip itu percayalah makin lama kita lakukan makin hafal kapan asip itu harus masuk kulkas, keluar kulkas, digunakan kapan dll.

Terus stok asip saya berapa? pernah sampai angka 300 kantong. WOW amazing ya, saya sendiri ga percaya kalau bisa menghasilkan sebanyak itu.

Gimana bisa mencapai sebanyak itu? ini tips dari pengalaman saya.

Menurut saya tidak ada istilah asi kurang, produksi asi itu menyesuaikan kebutuhan si bayi makin sering di konsumsi makin deras lho itu asi. Gimana dengan Mama EPing kami pumping mengikuti pola bayi menyusui tiap 2-3jam sekali dengan lama pumping 30menit (kalau saya). Sekarang saya banyak absennya jadi sering nombok stok di freezer. Sebelumnya luber sampai bisa stok. Walau EPing saya selalu berusaha memberikan asip  fresh untuk K!.

Buat ibu yang masih menyusui langsung? Pengalaman saya waktu masih menyusui langsung biasa saya pumping 1jam setelah menyusui.

Asi Booster? saya selalu menjawab dengan Green Tea latte, matabak manis, jus buah, Online Shop. Udah itu aja saya ga pakai booster macem-macem.

Breastpump? Saya pakai manual Crown dan elektrik Unimom Allegro. Buat yang punya budget lebih boleh beli yang double pump karena lebih praktis dan hemat waktu juga. Untuk yang mobile sekarang lagi hits yang namaya freemie jadi bisa pumping dimana saja dan kapan saja.

Selebihnya makan teratur dan bergizi.

Dari semua itu yang terpenting adalah berpikir positif selama kita bisa melakukannya percaya deh asi kita buat si bayi pasti cukup bahkan berlimpah.

Selamat Menyusui.
Selamat Pumping.

7 Januari 2016

Memulai MP-ASI

Setelah beberapa waktu lalu saya mempersiapkan alat tempur untuk mpasi sekarang saatnya berkutat dengan menu mpasi. Jika dihitung dari hari lahirnya K! 180harinya jatuh di tanggal 11 Januari dan tepat 6 Bulan di 15 Januari, mengingat beberapa saran teman dan saran teman yang juga ahli medis gapapa kok mpasi segera karena berat badan K! yang naiknya minimalis sekali. Akhirnya saya putuskan untuk memberikan mpasi K! 5 Januari saat usianya 5 Bulan 3 Minggu.

Sudah di konsultasikan ke ahlinya?
Terakhir saya ke Dokter Spesialis Anak (DSA) pas usia K! 3Minggu selebihnya saya vaksin, dll di Posyandu dekat rumah ortu karena memang kami masih numpang di rumah ortu. Bukan tidak sayang sama anak tapi perbedaan pola asuh kami (saya &suami) membuat kami galau, rungsing, malah tar jadi stress akhirnya daripada durhaka nurut aja apa kata ortu., walau bertentangan dengan hati.

Bicara soal pola asuh nanti saya tulis di postingan terpisah.

Menu mpasi pertama saya buatkan bubur beras merah dari tepung gasol di campur dengan asip. Pasti bilang saya ga kreatif, biarin deh namanya juga awal sah-sah aja kok. Ajaib dari sesendok tepung gasol di tambah 200ml air bisa jadi bubur untuk 3x makan, ssttt jangan ditiru contoh emak yang jarang masak ini. 

Nyuapin anak untuk pertama kali itu deg-degan takut dia nyembur, nolak atau ga doyan ternyata pas disuapin anaknya senang hati lahap makannya dan tersisa hanya sedikit. Wah pastinya mama senang dong ya berharap akan selalu seperti ini anak makan lahap sentosa. Diingetin temen yang sudah mpasi duluan kasih makan anak juga ada triknya biar makannya juga lahap. Kebetulan K! saya suapin setelah bangun tidur pas lagi laper jadi doyan.

Setelah ini PR saya ngatur menu deh, karena sudah komitmen untuk memberikan mpasi masakan sendiri jadi saya yang tak pernak mendapur ini akan belajar memasak untuk anak, semoga lancar selalu ya nak mamamnya.

5 Januari 2016

Fun Blogging 8 : Dari Hobi Menjadi Profesi


Mengenal dunia Blogger sejak masa kuliah tahun 2007 saat itu blog hanya sebuah media yang saya gunakan untuk latihan menulis dan curhat maklum sejak SD saya sudah suka menulis diary yang isinya kegiatan sehari-hari. Saat itu saya tidak berfikir untuk menjadikan Blog sebagai media komersial yang bisa menghasilkan materi. Seiring berjalannya waktu kini Blogger tak lagi hanya sebuah Diary untuk curhat semata tapi digunakan untuk media promosi maupun ulasan dari sebuah produk atau acara tertentu bahkan sebuah pekerjaan tetap.

Nah, saya yang sudah lama off dari dunia per-blogger-an mulai kembali tertarik untuk menata blog pribadi saya jadi blog profesional, cita-cita untuk bekerja di rumah saja membuat saya ingin serius menulis blog. Untuk melancarkan niatan saya ini mulailah saya mengikut berbagai komunitas blogger.

Tanggal 19 Desember 2015 yang lalu saya berkesempatan mengikuti Kegiatan Fun Blogging 8 Komunitas yang di prakarsai oleh Mba Shintaries, Mba Haya Aliya Zaki, dan Mba Ani Berta ini mengajak kita untuk memperdalam lagi Bagaimana sih nge-Blog yang baik dan benar? Acara yang diselenggarakan di Gratia Centre Jl. Ciputat Raya No. 62 Pondok Pinang Jakarta ini Mengangkat Tema “Dari Hobi Menjadi Profesi” pas banget siapa tahu saya juga bisa berkesempatan menjadi Blogger Profesional setelah ikut kegiatan ini.

Terbagi dalam 3 sesi yaitu Writing Great Content, Advancing Your Blog Platform, How To Monetize Your Blog Through Branding. 

ASIX dengan Exclusive Pumping

Seperti di postingan saya sebelumnya.

Fuih (Ngelap tetesan Keringat).
Bisa memberikan ASIX dengan perjuangan Eping itu berat man, elo-elo-elo semua yang udah mencela mama eping dengan segala cercaan yang bikin kuping panas sini toyor dulu satu-satu.

Seperti di postingan saya ini bahwa proses menyusui yang super drama sampai saya berhasil menyusui dan harus kembali kerja. Sudah membaca bahwa pemberian asip tidak dianjurkan menggunakan media botol dot karena berpotensi bingung puting walau tidak semua bayi mengalami hal ini tapi sepertinya lebih baik mencegah daripada mengobati. Saat saya harus kembali bekerja K! saya titipkan sama eyangnya, di sinilah semua itu di mulai. Si eyang tidak mau kerepotan kalau harus memberikan asip dengan media selain dot seperti Cup Feeder, di suapin, pipet, dll. Menurut si eyang ga ada yang namanya bingung puting bayi pasti bisa menyusu langsung atau dari dot. Menghidari debat sama ibu saya ya saya sambil bismilah semoga K! tidak bingung puting.

Setelah di coba K! masih mau ya menyusui langsung sama saya dan minum asip pakai dot sampai 1,2,3,4,5........... Suatu hari dia menolak payudara saya makin dipaksa makin menolak dan makin histeris. Jangan ditanya rasanya seperti apa di tolak sama anak lebih sakit cin, asli lebih sakit dari patah hati putus cinta atau lebih sakit dari bertahun-tahun pacaran tapi di tinggal merit sama orang lain #eh (udah sekian). 

Kemudian saya kembali mencari info tentang bingung puting dan cara mengobatinya. Namanya relaktasi atau proses menyusui kembali caranya dengan skin to skin, mengganti media dot dengan media lain dan tetap berusaha memberikan payudara ke bayi walau dia menolak. Penuh drama lagi apalagi saya kurang dukungan dari ibu saya beliau selalu bilang "nanti juga kalau sudah besar tahu mana dot mana nenen ibunya". Ibu saya tetap keberatan jika harus pakai media lain selain dot. Saya sudah berusaha konsultasi ke ahlinya ke klinik laktasi berbicara dengan konselor laktasi tapi apa daya kalau orang yang sehari-hari bersama kita aja ga mendukung.

Setiap mencoba menyusui setiap itu pula K! mengangis dan setiap itu pula saya harus rela mendengar ibu saya yang ga tahan dengan tangisan bayi "Anak jangan di bikin nangis" Siapa yang mau bikin anak nangis, padahal menurut ahlinya proses relaktasi tidak akan begitu lama jika sekitar kita mau sabar.

Hasilnya semua usaha untuk relaktasi gagal...
Menghidari stress dan menghidari berdebat kusir dengan ibu saya akhirnya saya harus ikhlas memilih jalan Eping demi tetap memberikan asix ke K! apapun caranya yang penting K! tetap dapat haknya untuk asix. Dari dunia luar banyak sekali celaan ke saya awalnya sakit tapi semakin hari semakin saya anggap semua angin lalu mereka mencela karena mereka ga tau rasanya. Tiap 2-3 jam saya perah asip untuk K!. Besyukur dengan menghidari stress yang berlebihan saya berhasil membuktikan walau Eping hasil asip saya berlimpah sampai kulkas saya tidak muat lagi. K! tetap tumbuh menjadi anak yang pintar. 

Pernah di titik jenuh rindu menyusui langsung lagi bosan harus memompa, jika ibu lain sibuk bonding sama bayinya saya kadang harus sibuk bonding dengan breastpump. Saya sempat mengangis karena merasa gagal untuk menyusui, support tak henti dari suami dan beruntung karena saya tidak sendiri banyak juga ibu di luar sana yang harus Eping. Saya join di Grup Eping sharing berbagai hal tentang Eping dan perbayian, Terima Kasih ya Buibu semua yang saling support.

Sampai saat ini masih terus berusaha dan berdoa semoga ada keajaiban agar K! mau menyusui langsung kembali kalaupun tidak semoga saya tetap bisa kasih asi ke K! walau dengan jalur Eping.

Amin.
Semangat Menyusui.
Semangat Eping.

4 Januari 2016

Exclusive Pumping

Exclusive Pumping (Eping) Memompa dan memberkan ASI Perah secara Exclusive. Ini kedengarannya memang masih sedikit awam saya sendiri ga pernah terpikir untuk memilih jadi Ibu Eping karena sudah tekat apapun yang terjadi saya akan menyusui langsung kecuali saat K! sedang saya tinggal kerja. 

Beberapa Alasan kenapa harus Eping :
  • Ibu dan bayi terpisah
  • Emosi Ibu tidak stabil
  • Belum bisa menyusui langsung
  • Bingung puting yang tidak sembuh
  • Masalah pada payu dara
Banyak yang beranggapan dengan Eping kita tidak bisa memberikan full asix ke bayi, yang asinya habis, payudara berubah, dll. Berikut Tips mempertahankan Eping :
  • Perah maksimal (Marmet-Perah menggunakan tangan, Pompa Elektrik yang hospital grade)
  • Frekuensi perah sesering mungkin 2-3jam sekali
  • Istirahat Cukup dan makan makanan yang bergizi
Lengkapnya monggo di baca di :
Buku Pintar ASI dan Menyusui - F. B. Monika

Kenapa saya memilih untuk Eping?
Tunggu postingan saya selanjutnya.

3 Januari 2016

Melanjutkan Perawatan Gigi

Bicara soal perawatan gigi saya memang tidak akan ada habisnya, kalau ga saya yang malas masalah lain ya biaya karena mengunjungi Dokter Gigi tidaklah murah perlu menyiapkan budget sendiri. Tahun yang baru ini kayanya saya harus buat resolusi menuju gigi sempurna 2016. 

Jadi ceritanya beberapa minggu lalu kok ya gigi depan saya yang dua tahun lalu sudah ditambal tambalannya copot ga mau dong kaya nenek-nenek yang giginya ompong mau tidak mau saya harus mengunjungi Drg kembali. Seingat saya terakhir saya ke Drg itu ketika hamil 4bulan karena ada gigi yang berlubang dan saran DSpOg harus segera ditambal takut mengganggu kehamilan setelah proses tersebut blas ga pernah lagi ke Drg. Padahal masih punya PR buat cabut geraham bungsu tapi kan ya lagi hamil masa bedah mulut.

Bikin janji lah ke Klinik Gigi yang lagi hits seantero Jakarta itu untuk benahin gigi depan. Tanggal 30 Desember lalu berkunjunglah saya ke OMDC dengan seribu nyali maklum anaknya parnoan sama Drg lagi antri aja bisa keringetan nervous. 

Ternyata,
Klinik ini jauh dari kata menyeramkan dan nunggunya pun ga bikin keringetan sama nervous karena tempatnya nyaman banget, wangi aroma terapi sudah seperti di rumah sendiri plus bisa selfie sepuasnya. Di Ruang perawatannya pun nyaman ga seperti kita lagi di Klinik Drg. Cek & Ricek Gigi saya hasilnya?

Ditemukan 6 Gigi berlubang, 3 Impaksi, gigi depan yang copot tambalannya harus di ganti dengan pembuatan Crown dan ada dua gigi yang kosong harus segera di ganti, Oke. Setelah di kalukulasi asli ni benerin gigi bisa buat beli motor matic satu. Untuk kunjungan kali ini saya melakukan perawatan Scalling dan tambal dua gigi geraham sementara yang depan masih di pending bulan depan. Semoga di 2016 ini saya ga malas lagi ke Drg dan rejeki berlimpah untuk menuntaskan semua PR perawatan dan tidak perlu nervous lagi karena sudah menemukan Klinik yang nyaman.

2 Januari 2016

Menuju MP-ASI Kevia

Mengawali awal tahun ini dengan kehebohan menyiapkan MP-ASI Kevia, bayi mungil ini usianya sudah mau 6bulan 13hari lagi. Banyak cerita tentang K! yang skip di Blog ini semua karena kemalasan saya update blog. Sejak hadirnya K! membawa banyak perubahan besar di hidup saya dan suami termasuk soal waktu kami tidak bisa lagi leye-leye menikmati waktu luang sekarang kalau K! tidur saya ngebut ngerjain kerjaan rumah maklum ga ada IRT. Kalau K! bangun ya udah sibuk main sama dia karena anak ini tipe yang ga bisa di tinggal sendirian, emaknya hilang dari pandangan dia bisa heboh dia.

Menjelang mpasi saya senang luar biasa karena akhirnya bisa menuntaskan asix dengan penuh perjuangan. Ga mau salah langkah seperti saat menyusui akhirnya sejak K! sebulan saya sudah rajin nyari ilmu soal mpasi dari mulai browsing, beli buku, ikut seminar, dll.

Namanya juga Ibu baru menghadapi apa aja yang baru pengennya barang-barangnya juga baru tapi mengingat masih banyak kebutuhan dan saya baru menghabiskan biaya lumayan untuk perawatan gigi lagi alhasil kami memanfaatkan barang-barang yang sudah ada untuk peralatan mpasi K!.

Apa aja yang disiapkan?

1 Januari 2016

Hi 2016

Hi 2016,

Setahun telah terlewati, biasanya saya membuat sebuah tulisan flash back untuk mengenang apa saja yang sudah berlalu di tahun sebelumnya. Tahun ini tulisan itu off, off bukan karena tidak ingin menulis tapi karena tidak sempat.

Terima Kasih 2015,
Sepertinya saya sudah lupa gimana caranya menulis sebuah kata-kata puitis untuk mengungkapkan perasaan yang sudah atau sedang saya alami. Tahun yang penuh dengan kebahagiaan karena hadirnya bayi mungil di kehidupan kami, dia yang mengubah serangkaian hari-hari kami siang jadi malam, malam jadi siang. 

Besar harapan agar tahun ini kami bisa membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia, agar kami bisa menjadi orang tua yang baik untuk anak kami, agar kami masih di beri kesempatan untuk terus memberikan manfaat untuk diri kami sendiri dan tentunya untuk orang lain.

Selamat Tahun Baru 2016.
Apa Resolusimu?