3 Maret 2014

Cari Rumah Kontrakan itu kaya cari Jodoh

Kalian yang baru nikah sekarang tinggal dimana?
ada yang masih di Pondok mertua indah, ada pula yang memisahkan diri dari orang tua. Saya sendiri lebih pilih yang ke dua karena bisa lebih mandiri, soalnya kalo ada mama apa-apa jadi mama semua saya'nya keasyikan deh.

Jadi sabtu lalu sama suami iseng #TurDeCiledug kesini dalam rangka survey toko kepunyaan nasabah kebeneran saya ditawarin untuk ngisi kekosongan toko baru beliau. Okelah Ciledug, bayangan saya denger nama ciledug itu udah nun jauh disana perbatasan antara jakarta selatan dan tanggerang.

Ternyata...
Karena saya sekarang tinggal di kebayoran lama ke ciledug itu gampang dan deket malah cuma 2kali naik angkutan dari rumah ke ciledug.

Nah suami yang udah lama pengen pindah rumah kontrakan karena yang ditempatin sekarang makin bulan makin naik harganya, selain itu kita juga cari yang lebih lega dan punya dapur pribadi. Alternatif karena kalau di pusat kota harganya selangit. Bekasi? Suami kurang tertarik karena kemacetan sekarang yang ga manusiawi, alhasil pilihlah ke yang agak pinggiran lagi, Ciledug.

Ternyata cari Rumah Kontrakan itu kaya cari Jodoh, bener-bener yang harus sreg sama hati kita dari harga, lokasi, bangunan, dan segala pendukungnya. Giliran sreg lokasi harganya ga sreg dan sebaliknya dan sebaliknya.

Daerah ciledug ini kebanyakan mereka pakai jangka waktu tahunan mulai dari Rp. 10jt-15jt/tahun. Harga yang lumayan lah.

Pengen sih punya rumah sendiri tapi berhubung kondisi belum memungkinkan jadi kita pilih rumah kontrak dulu aja.

Dan usaha kontrakan juga menjanjikan lho, saya kalau punya modal pengen jadi juragan kontrakan. Setengah hari muter-muter ada sih yang oke cuma harganya ga pas sama kantong kita, so..? Someday kita kudu hunting lebih gerilya lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar