12 Desember 2013

Perawatan Gigi

Sore...
Cuaca sore ini cukup dingin,
Bisa dinikmati dengan cookies, secangkir teh, kopi atau susu.
Tapi tidak dengan saya karena lagi ngurangin teh sama kopi kecuali susu
Karena dari kecil bisa dibilang saya maniak sekal sama susu
Entah susu dalam bentuk dan kemasan apapun dan olahan dalam bentuk apapun.
Jadi itu kenapa blog satunya di kasih judul "a Glass of Hot Milk"
Ga ada artinya cm biar gampang nyebut sama ingatnya aja.

Ga akan ngebahas tentang susu sih sore ini.
Cuma lagi agak stres sama perawatan gigi aja.
Sejak setahun ke belakang memang saya lebih intensif buat perawatan gigi karena sebelumnya cuek banget sama gigi kalau belum sakit biar ajah.

Setelah browsing sana sini karena pengen tau selama ini dokternya pake istilah apa aja sih, yang kadang udah dijelaskan masih juga gw ga nyambung Ihh kebangetan banget deh otak gw.
Singkat cerita saya punya satu gigi berlubang yang dari dulu selalu ada keluhan, 
Maka perlu adanya perawatan syaraf gigi (root canal treatment) yang sakitnya lumayan.
Penjelasannya....

Gigi geligi manusia selain terdiri dari email, juga terdapat bagian-bagian lain, termasuk saraf gigi. Dengan adanya saraf gigi, gigi kita yang masih sehat akan bereaksi terhadap rangsang dari luar, seperti minum air dingin, makan terlalu panas, asam, atau manis, bahkan ketukan ringan pada gigi. Saraf gigi terletak di dalam saluran akar gigi kita.
Gigi yang sudah lubang mencapai saraf gigi biasanya terasa amat sakit, hal ini terjadi karena rangsang dari luar langsung mengekspos saraf gigi. Kuman-kuman yang masuk ke dalam lubang gigi pun menyebabkan peradangan dan infeksi pada ruang saraf dan mengiritasi saraf gigi yang berada di saluran akar gigi.
Racun-racun dari kuman yang masuk ke saraf gigi bisa menembus sampai ke jaringan tulang rahang dan menyebabkan infeksi  pada jaringan tulang. Infeksi  dalam jangka waktu yg panjang, dapat menyebabkan pembengkakan pada gusi atau bahkan sampai ke pipi disertai dengan rasa sakit yang hebat.
Tujuan dari perawatan saluran gigi adalah untuk mengangkat seluruh jaringan saraf gigi  yang sudah busuk karena  terinfeksi  kuman, lalu menutup saluran akar yang sudah bersih dengan bahan khusus untuk menghindari terjadinya masalah di masa yang akan datang.
Proses perawatan saluran akar gigi ini terdiri dari 2 tahap umum, yaitu
1. Pembersihan saluran akar sampai tercipta saluran akar yang bebas kuman
2. Pengisian saluran akar dengan suatu bahan yang padat untuk menghindari masuknya kuman kembali.
Perawatan saraf ini membutuhkan ketekunan dan motivasi dari pasien, karena perawatan ini tidak selalu dapat dilakukan dalam satu kali kunjungan, ada kalanya, perawatan ini membutuhkan 2,3, atau bahkan 4 kali kunjungan tergantung tingkat keparahan infeksi.
Setelah perawatan saluran akar yang baik, fungsi dan bentuk gigi tersebut harus dikembalikan secara optimal, yaitu dengan pemasangan pasak diikuti dengan pemasangan selongsong (jacket crown), atau bisa juga dengan tambalan cor (uplay/onlay).
Melalui  penjelasan di atas, bila gigi Anda dianjurkan untuk dirawat saluran akarnya, jangan ragu untuk melakukannya, karena dengan melakukan perawatan saluran akar gigi, berarti Anda sudah mempertahankan keberadaan gigi Anda dan mengembalikan fungsional dan kecantikan gigi Anda.
detiadental.com
Beruntung hari ini saya ga perlu lama-lama ngerasain itu alat bor. Cuma sedikit dibersihkan kemudian di ganti dengan tambalan yang baru. Dan masih ada 2-3kali kunjungan lagi untuk menyempurnakan bentuknya dan perawatannya.
Nasib banget deh yah, nampaknya mulai saat ini harus lebih rajin lagi controlnya. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar