21 April 2016

Maaf, aku menyerah.

Sedih ya baca judulnya.
Saya aja sedih mau posting tentang ini.

setelah berjuang 9 bulan memberikan asi
akhirnya saya berhenti sampai disini
pengen nangis rasanya tapi di tabah-tabahin mungkin rejeki asi kevia sampai disini
semua sudah diupayakan secara maksimal 

Maaf, aku menyerah.

sebetulnya iri melihat banyak ibu-ibu yang lulus memberikan asi selama 2tahun
iri liat ibu-ibu bonding sama anaknnya saat menyusui
sudah saya bereskan semua perlengkapan perpumpingan
semoga kelak bisa di gunakan untuk yang lebih membutuhkan

tapi biar gimanapun
ikatan ibu dan anak tak pernah terbantahkan
saya tetap berusaha berbuat yang terbaik untuk kevia
kevia tetap tahu mana mamanya

ibu-ibu di luar sana tetap semangat memberikan asi
kuncinya satu bahagia
jika bahagia mengalir niscaya asipun akan mengalir deras

4 komentar:

  1. Peluuuukkkk..you have done your best,neng..semangat mama kivii..she always knows that you love her more than anyone in the world!

    BalasHapus
  2. mendidik anak tak melulu soal asi sayangku ;)
    masih jauh dari ituu

    kamu terbaik untuk anak anakmu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener mba,
      Tapi masih suka sedih aja kalo inget gagal menyusui.
      Semoga ga terulang kalo dikasih rejeki anak kedua

      Hapus