12 Mei 2015

Rindu Kampung Halaman

Entahlah mungkin saya sudah rindu sekali dengan kampung halaman.
Terakhir pulang itu sekitar lebaran 2tahun lalu karena lebaran tahun lalu saya pulang ke kampung suami. Tahun lalu berencana pulang sudah siap segalanya ternyata saya di nyatakan hamil (Alhamdullilah) karena hamil muda saya menghindari untuk jalan jauh dan sampai saat ini saat menunggu bulan lahirnya si kecil saya belum sempat juga mengunjungi kampung halaman.

Yang dirindukan...
Rumah Eyang, beberapa hari belakangan saya suka mimpi lagi main di rumah eyang rumah yang luasnya (luas banget) deh ada kebun dan halaman dengan rumput hijau yang indah pada jamannya, sayangnya rumah itu sekarang kosong dan nampak tak terawat. Ah kalau mau nyari fotonya saya harus ngubek-ngubek album foto dirumah.

Tahu rumah jawa dong dengan pintu di tengah kalau di buka terlihat sampai belakang, konon katanya menurut feng sui pintu seperti ini ga baik makanya di ruang tengah sama eyang dulu di kasih lemari hias yang isinya menyimpan koleksi piring-piring beliau.

Rumahnya di bagi beberapa ruangan, begitu masuk ruangan pertama ada semacam ruang tamu yang di bagi dua kanan-kiri, lalu ruangan begikutnya ada ruang santai keluarga di sisi kiri ada pintu keluar samping yang menghubungkan jalan ke  rumah tetangga di samping dan kebun. baru kebelakang ruang makan semakin kebelakang akan ada kamar mandi dan dapur, dulu sering banget lari-larian di dalem rumah karena emang luas banget itu rumah. 

Kebun dengan pohon sawo, kelapa, jambu, jeruk bali.
Sebagai anak yang ga ada feminim-feminimnya dari kecil saya seneng banget kalau sore main di kebun manjat pohon sawo yang memang dahannya ada yang rendah dan bisa buat leye-leye asal pas ga ada semut rangrang. Kalau ada buah sawo yang belum matang saya suka memetiknya kemudian saya pendem (jawa, Baca : Tanam) di pojokan supaya cepat matang.Lelah main di kebun saya bisa gelaran di teras yang cukup besar main pasaran atau masak-masakan lagi-lagi semua propertinya bisa saya ambil dari kebun. Ya eyang memang hobi sekali bertanam segala macam ada di rumah makanya perlu apa aja tinggal petik.

Dengan segala fasilitas yang ada saya malah jarang main keluar lebih suka temen-temen yang datang ke rumah untuk main dirumah saat itu. Sesekalinya main keluar saya suka main di dekat rel kereta seneng liat kereta aja terus suka duduk-duduk di rel kalau sore. Kalau kalian naik kereta menuju jawa tengah/timur setelah stasiun petarukan menuju stasiun comal nah di antara itu rumah eyang.

Mungkin agenda setelah melahirkan akan ajak anak kesana sekalian mengenang masa kecil mamahnya dulu. Ga terasa sudah 20th saya meninggalkan kampung halaman tercinta untuk mengadu nasib di jakarta.

Rindu masa kecil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar