19 Februari 2015

Baby Shower [TUMLuncheon]

Foto The Urban Mama
Baru sempat terpublish...

14 Februari yang lalu saya berkesempatan buat ikutan TUMLuncheon dari TheUrbanMama kali ini bertema Baby Shower yang udah pasti isinya ibu-ibu hamil yang lagi menungg kehadiran buah hati tercintanya. Acaranya sendiri bertempat di Anomali Coffee Menteng. Beruntunglah punya tempat tinggal di tengah kota karena kemana-mana deket, berhubung hari sabtu juga saya mengajak suami buat turut serta nganterin dan nemenin. 

Walau sempat agak ngaret karena harusnya mulai jam10 tapi pas sampai sana jam10 masih sepi sodara-sodara. Akhirnya ngopi dulu sama suami karena udah sarapan sebelum berangkat tadi. Dari sekian ibu-ibu yang hadir ketemu sama K'Yeye dan Arninta senangnya ada yang sudah kenal sebelumnya. Acaranya ngapain aja sih??

Di sesi pertama di isi oleh Mba Lucia dari Cordlife Indonesia yang membahas tentang Bank Darah Tali Pusat sebelumnya saya udah pernah denger tentang ini waktu liat acara persalinannya Ashanty jadi ternyata Darah Tali Pusat itu bisa disimpan dan bermanfaat lho. Sebaga orang awam plus keturunan jawa yang saya tahu tali pusat atau plasenta setelah keluar itu yah di kubur hehehe...

Tali pusat adalah tali penghubung dari embrio atau janin yang sedang berkembang dengan plasenta yang memungkinkan darah membawa oksigen dan nutrisi kepada bayi dalam kandungan. Setelah bayi lahir, tali pusat dipotong dan biasanya dibuang bersama plasenta sebagai limbah medis. Sel Punca/Darah Tali Pusat/Darah Plasenta digunakan untuk mengobati sejumlah penyakit yang jumlahnya terus bertambah , termasuk kelainan darah dan metabolik, gangguan imunodefisiensi dan penyakit autoimun. Sel ini telah terbukti berguna dalam pengobatan kanker dan kelainan darah seperti neuroblastoma, leukemia dan limfoma dan talasemia. 

Nah buat yang penasaran keunggulannya apa aja? Gimana cara menyimpannya? Gimana proses pengambilannya oleh dokter dan pertanyaan lainnya? silahkan buka web'nya Cordlife Indonesia disitu dijelaskan lengkap. Saya pengen sih cuma hhmmm yaahh mmmm kayanya perlu dipertimbangkan dulu.

Acara ga afdol kalau ga ada doorprize sama goodie bag, Alhamdulilah saya dapet salah satu doorprize dari Emeno Nursing Wear, berguna banget buat besok menyusui.


Huruf Z ditengah itu karya saya lho, niatnya sih nyari huruf K tapi apa daya karena habis jadi Z aja deh. di sesi kedua ada DIY Monogram Wall Art dari Kinderplays diajari gimana caranya bikin dekorasi kamar bayi kelak. Udah ga pernah bikin prakarya ya jadi kudu super sabar bikin ini.

Bahan yang di perlukan :
  • 2 lembar karton duplex 3ml ukuran A3
  • 2-3 gulung benang wol warna-warni
  • 1 lusin / lebih kancing warna -warni
  • 1 lembar kertas kado polos
Peralatannya :
  • Lem
  • Double tape
  • pensil
  • penggaris besi
  • Gunting
  • Cutter
  • Alas Potong
Cara membuat Framenya :
  1. Pada karton duplex 3ml, tark garis masing-masing 2,5cm dar tiap sisi sehingga membentuk frame setebal 2,5cm.
  2. Potong bagian dalamnya dengan cutter.
  3. Ulangi lagi pada karton duplex berikutnya, lalu rekatkan keduanya dengan double tape sehingga frame terlihat lebih tebal.
  4. Ambil kertas kado, bungkus frame dengan cara membuat bidang yang lebih besar dari frame lalu ditempel dengan menggunakan lem.
  5. Frame sudah siap digunakan.
*sayangnya sampai sekarang framenya belum saya buat ;))

Cara membuat Inisial Huruf :
  1. Print inisial huruf yang diingikan di selembar kertas ukuran A4. Potong mengikuti bentuk hurufnya.
  2. Huruf yang sudah dibentuk lalu ditempel ke karton duplex 3ml. Potong karton mengikuti bentuk huruf dengan menggunakan cutter.
  3. Rekatkan double tape secukupnya di bagian depan dan belakang huruf.
  4. Bungkus inisial huruf dengan benang wol warna-warni sampai seluruh permukaan karton tertutup benang.
  5. Tempel kancing warna-warni sesuai dengan selera.
  6. Inisial huruf dan frame siap ditempel di dinding.
Silahkan di coba.

foto The Urban Mama

4 komentar:

  1. Ntah aku kemana aja nih baru follow blog Mba Nuke, hhee... Aku jadi tau tentang tali pusar ini dari postingan Mba Nuke ini, wow ternyata gitu ya. Meski msih jauh tapi bisa jadi pengetahuan yang berguna buat entar :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi bisa aja nia..
      iya siapa tau tar nikah trus punya anak mau simpen tali pusatnya juga.

      Hapus
  2. Hallo.. Wah.. Kemaren aku juga dateng pas acara TUM ini.. Duduknya sm Yeye.. Tapi gak lagi hamil sih.. Ngikut2 aja. Heheheheh.. Seru yaa acaranya.. :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. pengen rutin ikut acara TUM kalau pas lagi ga bentrok sama acara lain.
      salam kenal mba mira

      Hapus