20 Juli 2013

a Lucky man meet a Lucky woman

masih ingat
"Tuhan memisahkan kalian karena Tuhan ingin menggantikannya dengan yang lebih baik"

that's true
setidaknya itu yang saya rasain sekarang.
yes we're LUCKY
saya pernah posting cerita saya bisa dekat dengan pria yang 56 hari lagi akan menjadi suami saya.

ga sedikit yang berkomentar bahwa "kalian dipertemukan di tempat, di waktu, dan di saat yang tepat"
ga sedikit pula yang menilai bahwa hubungan kami baik.
baik dalam arti kami bisa saling menutupi dan bisa menyelesaikan masalah bersama.
baik juga mungkin dalam arti kami memang sudah siap menghadapi semua ini.
menghadapi keRibetan PRA NIKAH.

siap menikah adalah ketika pasangan ga banyak protes dan nuntut kamu mesti jadi apa?
saya nih yang tipe jauh dari cewe feminim, ga terlalu doyan di dapur walaupun seneng di rumah, tipe ngotot dan idealis.
sementara sang calon suami ini anak taat, lebih seneng di rumah dari pada hangout ga ada juntrungannya, multitalented calon menantu kalau kata mama saya, tipe pria yang ga banyak omong, hobi banget masak, bisa kerjaan rumah apa aja.

itulah Tuhan mempertemukan kita dengan pasangan yang memang benar-benar kita butuhkan.
karena kami coba mendalami masing-masing kami sejak pertama bersama, dan menikmati saja semua yang berjalan sampai saat ini.

a Lucky man meet a Lucky woman
just like us

#roadtoseptember-56

Tidak ada komentar:

Posting Komentar